Seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan perkembangan ilmu pengetahuan manusia mencari solusi alternatif untuk memenuhi kebutuhannya khususnya hidup sehat di era modern yang semakin sulit menemukan tempat yang nyaman dan teduh.
Konsep urban farming awal mulanya hanya dilakukan oleh segelintir komunitas pecinta lingkungan di perkotaan, yang bergerak masif sehingga kini menjadi tren gaya hidup yang cukup di gandrungi kaum milenial.
Dengan melakukan aktifitas urban framing, masyarakat mampu memproduksi sendiri sayuran sebagai sumber nutrisi sehat, menghijaukan lingkungan, dan membantu mengurangi dampak pemanasan global. Pemahaman yang lebih mendalam dan meluas mengenai urban framing mengantarkan konsep ini tidak lagi sekedar gaya hidup kaum urban tapi meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kualitas makanan, gizi, kesehatan dan lingkungan sekitar.
Banyak sekaliĀ orang yang ingin menanam dan merawat berbagai macam tumbuhan khususnya sayuran dan memetik hasilnya sendiri, Namun banyak kendala yang ditemui diantaranya tidak memiliki lahan, takut kotor atau belepotan dengan tanah. Hidroponik bisa menjadi solusi atas masalah ini. Tidak ada kegiatan mencangkul, mengaduk-aduk tanah, mencampur dengan kotoran untuk pupuk tanaman.
-IKA ISWAHYUNI, S.Pd.-
Tinggalkan Komentar