Banjarwati. Program kokurikuler merupakan komponen dalam struktur kurikulum yang ditujukan untuk memperkuat karakter siswa melalui kegiatan pembelajaran yang berbasis projek, yang disebut Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Sejak ditetapkannya Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025, istilah ‘P5’ telah dihapus dan digantikan dengan ‘kegiatan projek lintas mata pelajaran’. Perubahan regulasi di kementrian Pendidikan ini di terapkan di Madrasah Ibtidaiyah Muawanah melalui program kerja kurikulum.
Kegiatan projek lintas mata Pelajaran ini dilaksanakan di MI Muawanah pada Sabtu, 18 Oktober hingga Sabtu, 25 oktober 2025. kegiatan projek lintas mata pelajaran di buka oleh Kepala sekolah Bapak Mustaqim, S.E., Sy. usai melaksanakan apel pada Sabtu, 18 Oktober 2025. Kegiatan projek lintas mata pelajaran adalah kegiatan pembelajaran yang dirancang untuk memperkuat, memperdalam, dan memperkaya materi pelajaran dengan cara mengintegrasikan berbagai mata pelajaran dalam satu tema.


Tujuan utama dari kegiatan pembelajaran kokurikuler adalah untuk menanamkan nilai-nilai yang ada dalam Dimensi Profil Lulusan. Delapan elemen kemampuan ini menjadi landasan penting dalam pengembangan karakter dan potensi peserta didik, agar mereka mampu tumbuh sebagai individu yang memiliki moral yang baik, berpikir secara analitis, kreatif, bekerja sama dalam tim, mandiri, menjaga kesehatan, dan berkomunikasi dengan baik.Penekanan pada dimensi keimanan dan ketakwaan juga menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya fokus pada sisi kognitif dan keterampilan, tetapi juga pada aspek spiritual dan karakter.
MI Mu’awanah melaksanakan kegiatan kokurikuler yang melibatkan seluruh peserta didik, Prinsip pelaksanaan pembelajaran Kurikulum Merdeka diterapkan berdasarkan kebutuhan peserta didik Proses ini bertujuan untuk menghasilkan pembelajaran yang inklusif dan menarik.
“Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang seimbang antara aspek akademik dan non-akademik.” Ujar Bapak Mustaqim, S.E., Sy. Kepala MI Mu’awanah dalam sambutannya menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari strategi mengembangkan karakter peserta didik.


Peran Guru dalam kegiatan ini berfungsi sebagai fasilitator penggerak projek. Tim fasilitator terdiri dari para guru yang mengajarkan berbagai mata pelajaran. Sekolah mengatur waktu pelaksanaan dengan sistem Blok, yakni dengan cara menggabungkan jam Pelajaran efektif dalam satuan waktu tertentu. Kegiatan projek lintas mata pelajaran di MI Muawanah akan dilaksanakan selama 6 hari dan terbagi menjadi beberapa Fase. Setiap tema dikerjakan melalui langkah-langkah berikut:
eksplorasi → perencanaan → aksi → refleksi → presentasi
Fase A kelas 1 dan kelas 2 mengambil tema dan topik “Aku Cinta Hidup Sehat” dengan integrasi mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Akidah Akhlaq, PJOK, Pendidikan Pancasila, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris.
Fase B kelas 3 dan kelas 4 mengambil tema dan topik “Ensiklopedia Mini Flora dan Fauna Nusantara” dengan integrasi mata pelajaran IPAS, Bahasa Indonesia, Matematika, Akidah Akhlaq, Seni Rupa, Quran Hadits, Pendidikan Pancasila, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris.
Fase C kelas 5 dan kelas 6 mengambil tema dan topik “Upaya Pelestarian Alam melalui Karya Ensiklopedia Flora & Fauna Khas Nusantara” dengan integrasi mata pelajaran IPAS, Pancasila, Quran Hadits, Akidah Akhlaq, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan Seni Rupa.


Kegiatan ini juga dirancang untuk memperkaya pengalaman belajar siswa melalui kegiatan eksploratif dan integratif. Selama kegiatan ini berlangsung, berbagai aktivitas seperti studi lapangan, proyek, pembuatan karya, dan diskusi akan dilakukan. Selain itu, sekolah juga akan mendatangkan beberapa ahli sebagai pemateri untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman yang lebih luas kepada siswa. Dengan demikian, diharapkan siswa dapat memperoleh manfaat yang maksimal dari program ini dan mengembangkan kemampuan akademis dan non-akademis secara seimbang.
Tinggalkan Komentar